ZMedia Purwodadi

15 Misteri Terbesar Dunia Crypto yang Belum Terpecahkan: Dari Satoshi hingga Cryptoqueen

Table of Contents

Dunia cryptocurrency dibangun di atas fondasi privasi dan anonimitas. Meskipun teknologi blockchain itu transparan (semua transaksi bisa dilihat), orang-orang di baliknya sering kali memakai topeng. Ada yang bersembunyi karena idealisme, namun ada juga yang menghilang karena membawa lari uang triliunan rupiah.

Berikut adalah 15 misteri terbesar mengenai sosok-sosok di dunia crypto yang sampai sekarang belum ditemukan atau belum diketahui identitas aslinya.


Kategori 1: Sang Pencipta (Identitas yang Sengaja Disembunyikan)

Kelompok ini adalah para jenius yang menciptakan teknologi revolusioner namun memilih untuk tetap menjadi hantu demi keamanan atau idealisme.

1. Satoshi Nakamoto (Bitcoin) Ini adalah misteri terbesar sepanjang masa. Satoshi menciptakan Bitcoin pada 2008, lalu menghilang total pada 2011. Ia meninggalkan dompet berisi sekitar 1,1 juta Bitcoin (bernilai ribuan triliun rupiah) yang tidak pernah disentuh. Apakah dia satu orang? Sekelompok orang? Atau sudah meninggal? Tidak ada yang tahu.

2. Nicolas van Saberhagen (Monero) Monero (XMR) adalah koin yang paling menjaga privasi (transaksinya tidak bisa dilacak). Penciptanya menggunakan nama samaran "Nicolas van Saberhagen". Ironisnya, pencipta koin privasi ini sangat sukses menjaga privasinya sendiri; tidak ada yang tahu siapa dia sebenarnya.

3. Ryoshi (Shiba Inu) Mengikuti jejak Satoshi, pencipta token populer Shiba Inu (SHIB) yang bernama "Ryoshi" juga anonim. Pada tahun 2022, ia menghapus semua jejak digitalnya (tweet dan blog) lalu menghilang, menyerahkan proyek sepenuhnya kepada komunitas.

4. Tom Elvis Jedusor (MimbleWimble) Pada 2016, seseorang masuk ke grup chat developer Bitcoin, menjatuhkan sebuah dokumen teknis bernama "MimbleWimble" (nama mantra di Harry Potter), lalu pergi begitu saja. Protokol ini mengubah cara privasi bekerja di crypto. Nama aslinya tidak pernah diketahui.

5. Sunny King (Proof of Stake) Sebelum Ethereum pindah ke sistem hemat energi (Proof of Stake), sosok bernama Sunny King sudah menciptakannya lebih dulu lewat koin Peercoin. Dia adalah legenda di kalangan teknis, namun wajah dan identitas aslinya tidak pernah terungkap ke publik.

6. Cobra (Bitcoin.org) Cobra adalah pemilik domain situs web legendaris Bitcoin.org. Dia sangat vokal di Twitter dan memiliki kendali atas salah satu situs terpenting dalam sejarah Bitcoin, namun identitas aslinya tetap anonim, bahkan saat digugat di pengadilan sekalipun.

7. PlanB (Analis) Berbeda dengan pembuat koin, PlanB adalah analis harga Bitcoin paling terkenal dengan model "Stock-to-Flow". Dia sering muncul di podcast, tetapi selalu tanpa wajah atau menggunakan avatar. Hingga kini, identitas warga negaranya pun masih spekulasi.


Kategori 2: Para Buronan (Membawa Lari Uang & Menghilang)

Ini adalah sisi gelap crypto. Orang-orang ini dicari oleh interpol atau polisi dunia karena kasus penipuan besar-besaran.

8. Ruja Ignatova (The Cryptoqueen) Pendiri OneCoin ini menipu investor global hingga $4 miliar (sekitar Rp60 triliun). Pada 2017, saat sadar akan ditangkap, ia naik pesawat dari Bulgaria ke Yunani dan lenyap. Dia kini menjadi salah satu buronan paling dicari FBI. Ada rumor ia mengubah wajahnya lewat operasi plastik, atau bahkan sudah dibunuh oleh mafia.

9. Ameer & Raees Cajee (Africrypt) Dua kakak beradik asal Afrika Selatan ini mendirikan platform investasi Africrypt. Pada 2021, mereka mengklaim platform diretas, lalu menghilang bersama Bitcoin senilai $3,6 miliar. Jejak mereka hilang, diduga bersembunyi di negara yang tidak memiliki perjanjian ekstradisi.

10. Pengembang "Squid Game" Token Memanfaatkan kepopuleran serial Netflix, sekelompok orang membuat token SQUID. Setelah harga naik gila-gilaan, mereka melakukan rug pull (kabur membawa likuiditas) senilai jutaan dolar dalam hitungan detik. Identitas mereka tidak pernah terlacak karena menggunakan pencampur koin (mixer) yang canggih.

11. Admin Empire Market Empire Market adalah pasar gelap (darknet market) terbesar setelah Silk Road. Pada 2020, situs ini tiba-tiba mati. Para adminnya diduga melakukan exit scam (kabur membawa uang pengguna) senilai $30 juta. Sampai sekarang, tidak ada admin yang tertangkap atau teridentifikasi.


Kategori 3: Misteri Kematian & Peretasan

Kasus di mana orangnya mungkin sudah meninggal, atau peretas yang meninggalkan teka-teki.

12. Gerald Cotten (QuadrigaCX) CEO bursa crypto Kanada ini meninggal mendadak di India pada 2018. Masalahnya, hanya dia yang tahu password ke dompet dingin berisi $190 juta uang nasabah. Banyak yang curiga dia memalsukan kematiannya untuk kabur dengan uang tersebut, meskipun belum ada bukti ia masih hidup.

13. The DAO Attacker Pada 2016, peretas tak dikenal membobol "The DAO" di jaringan Ethereum, mencuri jutaan Ether. Kejadian ini begitu parah hingga menyebabkan Ethereum terbelah menjadi dua (ETH dan Ethereum Classic). Identitas peretas jenius (atau jahat) ini tidak pernah ditemukan.

14. Peretas FTX (The FTX Drainer) Sesaat setelah bursa FTX runtuh dan Sam Bankman-Fried ditangkap, seseorang mentransfer keluar aset senilai lebih dari $400 juta dari dompet FTX. Hingga kini, belum jelas apakah ini orang dalam, peretas luar, atau pihak pemerintah yang menyita aset secara diam-diam.

15. BlueKirby (Fantom) BlueKirby adalah karakter populer di ekosistem Fantom. Ia sangat dipuja komunitas. Namun, setelah proyek yang ia promosikan gagal dan harganya jatuh, ia menjual semua koinnya dan menghilang dari internet. Identitas aslinya tidak pernah terkonfirmasi, meninggalkan banyak investor yang marah.


Kesimpulan

Ke-15 misteri ini menunjukkan dua sisi mata uang crypto. Di satu sisi, anonimitas memungkinkan lahirnya inovasi bebas hambatan seperti Bitcoin. Di sisi lain, ia memberi celah bagi penjahat untuk bersembunyi tanpa jejak.

Bagi Anda yang berkecimpung di dunia ini, kisah-kisah di atas adalah pengingat penting: "Don't trust, verify." (Jangan hanya percaya, tapi verifikasi).

Posting Komentar